KORANKITA.ID [Simalungun - Sumut] + Juru parkir (jukir) di Kota Serbalawan Kecamatan Dolok Batunanggar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara merasa terbebani dengan kebijakan yang diterapkan Kartini selaku pemegang SPT dari pihak ketiga terkait kenaikan setoran parkir.
Informasi yang berhasil dihimpun korankita.id .Kartini selaku pengelola Parkir di Kota Serbelawan adalah orang dekat Bupati Simalungun H.Achmad Anton Saragih ,sehingga dalam membuat kebijakan tentang kenaikan tarif parkir tersebut terkesan suka sukanya.
Kenaikan setoran dari Jukir ke Pengelola (Kartini) besarannya bervariasi dari 10 ribu hingga 25 ribu setiap Juru Parkir, ungkap salah seorang Jukir yang tidak mau disebutkan namanya.
Jukir tersebut juga mengatakan, bahwa sudah hampir 4 tahun saat dikelola bang Niko tidak pernah ada kenaikan tarif setoran bagi jukir , tetapi sejak Kartini yang warga Bandar Selamat itu mengelola parkir ,kami diwajibkan menambah setoran kami kepada beliau antara 10 ribu sampai dengan 25.ribu perharinnya.
Alasan Kartini kenaikan setoran parkir tersebut adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD-red) dari sektor perparkiran.
Jika dikalkulasikan,setoran tersebut mencapai ratusan juta pertahunnya, ada dua puluhan Jukir disini , dan setiap Jukir wajib setor setiap bulannya dengan nilai puluhan juta per jukirnya.ungkap jukir yang tak mau disebutkan namanya.
Sementara itu M.Purba wakil Ketua Lembaga Advocasi Hukum Komid Tipikor saat dibincangi korankita.id (18/3) mengatakan,
" Tidak boleh itu Kartini asal menaikkan setoran Jukir, meski Kartini orang dekatnya Bupati Simalungun , tetap tidak dibenarkan dalam mengelola parkir lantas membuat kebijakan sendiri, yang ujungnya para Juru Parkir merasa terbebani dengan kebijakan menaikan setoran yang dibuat Kartini"
Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan ,ini kan sama juga dengan memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya dengan memanfaatkan juru parkir, konon lagi juru parkir dalam mengutip uang parkir selalu tidak memberikan Karcis Retribusi Parkir, bila seperti itu maka Pungli jatuhnya pengutipan parkir itu, ucapnya mengakhiri.||01-Sml
0 Komentar