KORANKITA.ID (SIANTAR-SUMUT] - Beredarnya surat pemberitahuan Pemerintah Kota (Pemko) Siantar yang akan melakukan penutupan total Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo untuk kegiatan Karnaval pada hari Jumat (24/4/2026) mendatang ,diprotes Ketua Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) Agus Butar Butar.
"Jelas kami dari KP2H keberatan dan tidak terima penutupan total jalan Merdeka dan Sutomo pada hari Jumat mendatang," ujarnya.
Agus menegaskan pihak Pemko Sianțar semestinya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pedagang maupun pelaku usaha yang ada di sepanjang jalan Merdeka dan Sutomo ini, karena penutupan total selama 4 jam , hal ini pasti sangat berdampak secara ekonomi terhadap para pedagang dan pelaku usaha lainnya.
"Penutupan total jalan Merdeka dan Sutomo jelas menghambat pertumbuhan ekonomi kepada pelaku usaha tersebut termasuk para pedagang Pasar Horas," tegasnya.
Ia menambahkan jika Pemko Pematangsianțar tidak lagi menghargai pelaku usaha Pedagang Pasar Horas dipastikan akan menjadi preseden buruk bagi Pemko Pematangsianțar dan tentu pelaku usaha dan pedagang juga berkemungkinan punya sikap tertentu terkait hal ini..
Senanda dengan ketua KP2H , Ketua 'Pengusaha Bela Bangsa' Edward K Napitupulu saat dibincangi korankita.id melalui sambungan seluler (16/4) mengatakan
"Tidak ada bedanya itu dengan para pelaku usaha dan pedagang, jika hendak menggunakan jalan untuk satu kegiatan, maka para pedagang harus memakai etika dengan membuat surat pemberitahuan kepada Negara dalam hal ini Polres setempat, sebagai wujud Koordinasi dan komunikasi antar pihak yang berkepentingan. ucap Edward
Edward menambahkan "pelaku usaha seputaran jalan Merdeka - jalan Sutomo Kota Pematangsiantar sekitarnya bukan tidak mendukung kegiatan Karnaval Memperingati hari jadi Kota Siantar ,mereka pasti sangat mendukung , hanya saja Pemko Pematangsianțar gak boleh juga Se-Arogan itu lah , tanpa sosialisasi, tanpa koordinasi dan secara tiba tiba beredar Surat pemberitahuan resmi diterbitkan Pemko Pematangsiantar nomor : 022/500/13/320/IV-2026 ditandatangani atasnama Walikota Pematangsiantar Oleh Sekda Pematangsiantar Junaidi Antonius Sitanggang.
Bisa kita bayangkan akses utama Kota Pematangsiantar yakni Jalan Merdeka -Jalan Sutomo yang secara Ekonomi pelaku usaha dan pedagang dilumpuhkan selama 4 jam, berapa kerugian pelaku pelaku usaha dan pedagang,? Pungkas Edward.
Sesuai surat pemberitahuan yang sudah beredar bahwa penutupan total sepanjang Jalan Merdeka dan Sutomo akan dilaksanakan pada hari Jumat (24/4/2026) siang mulai pukul 14.00 Wib s/d 18.00 Wib sehubungan akan dengan pelaksanaan Kegiatan Karnaval Pesta Rakyat Memperingati Hari Jadi ke 155 Kota Siantar Tahun 2026..||01-Str
0 Komentar