KORANKITA.ID [SIANTAR-SUMUT] - Seorang prajurit Polisi Militer (PM) inisial Peltu MHA (53) warga Jalan Medan Simpang Mesjid Kelurahan Nagapitu Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar ditemukan meninggal korban tabrak lari diduga bus Mitsubishi L300.
Tabrakan tersebut terjadi didekat Apil Tugu Dayok Mirah Jalan Medan Kelurahan Asuhan Kecamatan Sianțar Timur Kota Pematangsiantar, pada Kamis (7/5/2026) pagi sekira pukul 08.00 Wib.
Sesuai informasi dari warga di TKP bahwa korban (MHA) mengendarai sepedamotor Suzuki GXS R150 warna merah BK 2364 AHR baru dari rumahnya Jalan Medan Simpang Mesjid Kelurahan Nagapitu Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar menuju arah Jalan Ahmad Yani.
Namun baru berjarak sekitar 200 meter tepatnya didekat Apil Tugu Dayok Mirah tiba tiba korban ditabrak diduga bus Mitsubishi L300 yang datang dari belakang sehingga korban terkapar mengenaskan di badan jalan dan meninggal dunia. Kemudian terduga Bus KBT tersebut langsung melarikan diri/ kabur sehingga tidak diketahui plat nomor polisi (Nopol) dan identitas pengemudinya.
Menerima laporan warga, Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA Syah Edi Suranta Purba SH dan personil piket langsung melakukan pengecekan ke TKP lalu evakuasi jenajah korban ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar lalu melakukan olah TKP dengan mengamankan barang bukti sepedamotor korban.
"Kami lihat yang menabrak bus KBT tapi gak sempat lihat plat nomor polisinya karena langsung kabur kencang. Kayaknya bus itu KBT," kata warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pematangsiantar belum ad memberikan keterangan resmi perihal kejadian karena masih melakukan olah TKP.||01-Str
0 Komentar