Teks photo : Kapolres Sianțar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH dan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H. S.I.K. M.M sematkan tanda pita Ops Lilin Toba 2025 kepada perwakilan personil
KORANKITA.ID [SIANTAR - SUMUT] ] - Kapolres Sianțar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH dan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H. S.I.K. M.M pimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba Tahun 2025, Jumat (19/12/2025) pagi.
Dimana Polres Sianțar di lapangan Mako Sat Brimob Kompi 2 Yon B Polda Sumut, jalan Ahmad Yani Kota Sianțar dan Polres Simalungun dilapangan apel makonya.
Menandai pelaksanaan Ops Lilin Toba 2025 tersebut kedua Kapolres jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tersebut menyematkan tanda pita kepada perwakilan personil peserta yakni Polri, TNI, Brimob, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Kedua Kapolres bertindak inspektur upacara (Irup) membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyampaikan Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang digelar selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, dan 55.289 personel dari instansi terkait lainnya.
Untuk mendukung operasi, telah disiapkan 2.903 pos pengamanan yang terdiri dari 1.807 Pos Pam, 763 Pos Yan, dan 333 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pos-pos tersebut akan memberikan pelayanan pada 44.436 objek pengamanan, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga tempat wisata dan lokasi perayaan malam pergantian tahun.
Kapolri menekankan pentingnya pengelolaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, serta antisipasi kejahatan konvensional, terorisme, dan potensi bencana alam.
Polri juga diinstruksikan untuk mengoptimalkan layanan darurat 110, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan stabilitas ketersediaan pangan dan BBM selama Nataru.
Mengakhiri amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan dari TNI-Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta mitra kamtibmas atas sinergi dan dedikasi dalam mendukung Operasi Lilin 2025.
“Keberhasilan pelayanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab kita bersama. Jaga soliditas, sinergisitas, serta kesehatan, dan jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah,” Pungkas Kapolri.
# Gelar TFG
Usai apel gelar pasukan, Polres Siantar langsung menggelar Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan untuk memantapkan strategi dan pola pengamanan Operasi Lilin Toba 2025.
Melalui TFG ini, seluruh peserta diberikan gambaran dan simulasi terkait penempatan personel, pengamanan jalur lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas dan kemacetan lalu lintas selama masa operasi berlangsung.
Dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan dan TFG tersebut, diharapkan seluruh personel dan unsur terkait memiliki pemahaman yang sama, kesiapan yang optimal, serta koordinasi yang solid, sehingga pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025 dapat berjalan secara efektif dan maksimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Siantar.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Forkopimda masing masing atau mewakili, kemudian diikuti barisan personel Polri, TNI, Brimob, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).||01-Str
0 Komentar